Kesadaran Lingkungan Meningkat, OCBC Ajak UMKM Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Lewat RISE

 

Kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan terus tumbuh, tetapi belum sepenuhnya tercermin dalam kebiasaan sehari-hari. Survei Voice of the Consumer 2025 dari PwC menunjukkan 62 persen konsumen Indonesia mengaku khawatir terhadap perubahan iklim. Namun, sebagian besar belum menjadikan isu tersebut sebagai pertimbangan saat mengambil keputusan sehari-hari, termasuk ketika berbelanja.

 

Temuan tersebut menunjukkan tantangan saat ini bukan lagi membangun kepedulian terhadap lingkungan, melainkan menghadirkan produk berkelanjutan yang mudah dijangkau, relevan, dan dapat digunakan dalam keseharian.

 

Berangkat dari kondisi itu, OCBC memperkenalkan RISE (Responsible Innovation for Sustainable Everyday Lifestyle). Program ini menjadi bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang menggabungkan OCBC Preneurship dan Upcydea Festival untuk mendorong pelaku usaha mengembangkan produk berkelanjutan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

 

Melalui RISE, OCBC menggandeng Femalepreneur Indonesia untuk mendampingi 50 pelaku UMKM, terdiri atas 25 usaha kuliner serta 25 usaha fesyen dan kriya. Selama program berlangsung, peserta mengikuti workshop, sesi mentoring, hingga kurasi produk agar prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam proses produksi maupun model bisnis.

 

Salah satu hasil program tersebut ialah pemanfaatan seragam bekas karyawan OCBC yang diolah kembali menjadi kain baru. Material itu kemudian dikembangkan menjadi berbagai produk yang dipasarkan kepada karyawan. Hasil penjualannya digunakan untuk mendukung pembelian bibit mangrove.

 

Brand & Communication Head OCBC, Aleta Hanafi, mengatakan keberlanjutan akan lebih mudah diterapkan ketika hadir dalam pilihan yang dekat dengan aktivitas sehari-hari.

 

"Melalui RISE (Responsible Innovation for Sustainable Everyday Lifestyle), kami ingin menunjukkan bahwa sustainability tidak harus rumit ataupun mahal. Kami percaya perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten," ujar Aleta.

 

Program ini juga menghadirkan Billy Tjong serta Petty S. Fatimah sebagai mentor untuk membantu peserta mengembangkan produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mempertimbangkan aspek lingkungan.

 

Billy Tjong menilai praktik keberlanjutan dapat menjadi ruang lahirnya inovasi baru. Menurutnya, perubahan lingkungan, tren pasar, maupun perilaku konsumen menuntut pelaku usaha terus beradaptasi.

 

"Bagi saya, sustainability adalah innovation. Ketika kita mampu melihat keterbatasan sebagai peluang, justru di situlah lahir ide, material, dan produk baru yang memiliki nilai ekonomi," katanya.

 

Sementara itu, Women's Entrepreneurship Advocate sekaligus Communication Strategist dan Lecturer, Petty S. Fatimah, melihat konsumen kini semakin memperhatikan nilai yang dibawa sebuah produk.

 

"Konsumen saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga cerita dan nilai yang menyertainya. Karena itu, kami membantu UMKM melihat peluang mengolah material daur ulang menjadi produk yang menarik sekaligus memiliki nilai jual," ujarnya.

 

Program RISE merupakan kelanjutan dari inisiatif ekonomi sirkular yang dijalankan OCBC sejak 2023 melalui pengumpulan seragam bekas karyawan untuk didonasikan maupun dimanfaatkan kembali.

 

Pada 2024, program tersebut berkembang melalui kolaborasi dengan mitra CSR untuk mengolah seragam menjadi berbagai produk. Seluruh hasil penjualannya dialokasikan untuk pembelian bibit mangrove.

 

Memasuki 2025, Upcydea Festival berhasil mengolah sekitar 256 kilogram seragam batik bekas menjadi produk fesyen. Inisiatif tersebut menghasilkan penjualan Rp43,7 juta yang digunakan untuk mendukung penanaman 2.185 pohon mangrove, dengan estimasi pengimbangan emisi sekitar 258,89 kilogram COâ‚‚e.

 

Tahun ini, OCBC memperluas pelaksanaan program ke Cabang Semarang sekaligus menghadirkan RISE sebagai ruang pembelajaran bagi UMKM agar prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam pengembangan produk maupun strategi bisnis. (Dok. OCBC)