Mondelez Indonesia Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Dorong Anak Terapkan Kebiasaan Bijak dan Inspirasi Lingkungan Sekitar

Memasuki tahun keenam perjalanannya, program edukasi dan aksi praktik pengelolaan sampah plastik #BijakPlastikSejakDini yang diinisiasi Mondelēz Indonesia telah membuka babak baru. Tahun ini, anak-anak dari Sekolah Dasar binaan tidak lagi sekadar menjadi peserta, melainkan berperan aktif sebagai Duta #BijakPlastikSejakDini untuk menginspirasi dan mengajak anak lainnya peduli terhadap lingkungan.

 

Semangat tersebut dikukuhkan melalui workshop bertema “Membangun Generasi Peduli Lingkungan yang Aktif dan Inspiratif melalui Duta #BijakPlastikSejakDini”, sekaligus menandai perluasan jangkauan program dengan bergabungnya empat sekolah binaan baru, masing-masing dua sekolah dari Kota Padang, Sumatera Barat, dan dua sekolah dari Jakarta.

 

Moch. Salim Somad, S.Kom., M.Pd., selaku Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD Dikdas PNFI, Kemendikdasmen yang diwakili oleh Minhajul Ngabidin, S.Pd., M.Si. selaku Pembina Tim Kerja Pembinaan Peserta Didik di Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikdasmen, mengatakan bahwa kebiasaan peduli lingkungan perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.

 

“Hal ini sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya Pilar Bermasyarakat, yang mendorong anak untuk berkontribusi positif di lingkungan sekitarnya. Kami mengapresiasi pengembangan Duta #BijakPlastikSejakDini yang memberikan ruang bagi anak untuk belajar, menjadi contoh, dan mengajak teman sebaya menerapkan kebiasaan positif. Peran seperti ini penting untuk membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungannya,” ujar Moch. Salim Somad.

 

Upaya membangun kebiasaan peduli lingkungan melalui keterlibatan anak juga disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH. Agus Rusly, S.Pi., M.Si. selaku Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menekankan pentingnya edukasi yang mendorong keterlibatan peserta didik dalam praktik nyata.

 

“Pengelolaan sampah tidak berhenti pada pemilahan, tetapi perlu diikuti dengan pemahaman mengenai jenis dan karakteristik sampah yang dihasilkan. Kami mengapresiasi inisiatif #BijakPlastikSejakDini sebagai upaya yang mendorong penerapan pengelolaan sampah sejak dini. Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen Mondelēz Indonesia dalam menjalankan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen,” jelas Agus Rusly.

 

Lebih lanjut mengenai program #BijakPlastikSejakDini, Marfusita Hamburgiwati, selaku Country Head of Corporate and Government Affairs Mondelēz Indonesia, mengatakan bahwa pengembangan Duta #BijakPlastikSejakDini menjadi langkah lanjutan dari perjalanan program yang telah berjalan selama ini. “Sejak 2021, #BijakPlastikSejakDini terus kami kembangkan untuk mendukung anak-anak mengenal dan membiasakan perilaku bijak dalam mengelola sampah plastik.

 

Tahun ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi anak untuk mengambil peran aktif melalui Duta #BijakPlastikSejakDini. Kami percaya, ketika anak diberikan kesempatan untuk menjadi contoh dan mengajak teman-temannya, kebiasaan baik dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang lebih berdampak baik untuk lingkungan sekitarnya,” ujar Marfusita.

 

Menyoroti pentingnya dukungan lingkungan sekolah terhadap peran anak sebagai penggerak, Lu'lu' Agustina, S.P.,M.Si. selaku Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup - Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), menjelaskan bahwa budaya peduli lingkungan dapat dibangun melalui berbagai praktik di sekolah. “Kepedulian lingkungan perlu dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

 

Praktik seperti bank sampah, pemilahan sampah, dan pengurangan penggunaan plastik dapat menjadi bagian dari budaya sekolah sekaligus mendukung upaya menuju Sekolah Adiwiyata. Di dalamnya, Duta #BijakPlastikSejakDini dapat berperan sebagai contoh dan membantu mengajak teman sebaya untuk menerapkan kebiasaan tersebut,” ujar Lu'lu' Agustina.  (Doto: Dok. Mondelēz Indonesia)