KURSIENKARZAI Persembahkan STAGNO, Penghormatan Terhadap Kekayaan Alam dan Budaya Bangka Belitung

Dari kedalaman bumi yang menyimpan jejak sejarah hingga keindahan wastra yang diwariskan lintas generasi, Bangka Belitung memiliki kisah yang tumbuh dari tanah, alam, dan kebudayaannya. Terinspirasi oleh kekayaan tersebut, KURSIENKARZAI mempersembahkan STAGNO IN2Motion Fest x JMFW 2026. Sebuah koleksi modest fashion yang mengangkat tema “Tanah Timah — Pusaka Bumi Bangka” sebagai penghormatan terhadap kekayaan alam dan warisan budaya Pulau Bangka Belitung.

 

STAGNO merupakan interpretasi fashion tentang sebuah tanah yang tidak hanya menyimpan sumber daya alam, tetapi juga merekam perjalanan leluhur, nilai kehidupan, serta identitas masyarakat yang terus dijaga hingga hari ini. Melalui koleksi ini, KURSIENKARZAI menerjemahkan karakter Bangka Belitung ke dalam bahasa desain yang modern, elegan, dan berakar pada kekayaan budaya Nusantara.

 

Perpaduan Membentuk Karakter Bangka Belitung

Bangka Belitung adalah tanah dengan kisah yang terbentuk dari kedalaman bumi, bentang alam, dan perjalanan panjang masyarakatnya. Timah menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah pulau ini. Berdampingan dengan laut yang membentang, hutan yang menyimpan kehidupan, bebatuan granit yang membentuk karakter lanskapnya, serta tradisi Melayu yang menjadi bagian dari identitas budaya setempat.

 

Dalam STAGNO, timah tidak sekadar dimaknai sebagai kekayaan mineral, melainkan sebagai simbol keteguhan, nilai, dan perjalanan waktu. Ia merepresentasikan sesuatu yang tersimpan di dalam bumi, terbentuk melalui proses panjang, dan menjadi bagian dari kisah sebuah wilayah. Filosofi tersebut menjadi landasan konseptual koleksi ini. Sebagaimana bumi menyimpan lapisan-lapisan cerita, setiap karya dalam STAGNO menghadirkan perpaduan elemen yang membentuk karakter Bangka Belitung, sebuah harmoni antara alam, tradisi, dan perspektif perempuan modern.

 

Cual Bangka Belitung: Warisan yang Menemukan Makna Baru

Sebagai elemen utama koleksi, kain Cual khas Bangka Belitung menjadi representasi nyata dari warisan budaya yang dihadirkan kembali melalui pendekatan mode kontemporer. Keindahan motif, karakter tenun, serta nilai tradisi yang menyertainya menjadi sumber inspirasi dalam membangun identitas visual STAGNO.

 

 

KURSIENKARZAI mengeksplorasi kekayaan wastra ini melalui perpaduan siluet modern dan sentuhan Melayu yang subtil. Karakter tekstur yang terinspirasi dari lapisan tanah dan bebatuan, serta palet warna yang merefleksikan nuansa bumi, mineral, dan lanskap Bangka, membentuk sebuah narasi visual yang kaya namun tetap refined.

 

Setiap elemen dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kekuatan karakter wastra dan keanggunan modest fashion. Kain Cual tidak hanya hadir sebagai aksen estetis, tetapi menjadi bagian dari cerita yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini—sebuah pusaka yang terus menemukan ruang untuk hidup dalam generasi yang berbeda. Melalui pendekatan ini, STAGNO memperlihatkan bagaimana warisan lokal dapat diterjemahkan menjadi karya fashion yang relevan dengan gaya hidup modern tanpa kehilangan akar dan makna budayanya. (Foto: Dok. Istimewa)