Menyambut Lebaran tahun ini, tren dekorasi rumah mengarah pada perpaduan unsur tradisional dengan sentuhan modern yang minimalis. Keseimbangan antara nostalgia dan kesegaran kontemporer menjadi kunci dalam menciptakan suasana hangat namun tetap berkelas selama momen spesial ini.
Harmoni Warna Alam dan Tekstur
Nuansa earth tone yang lembut seperti olive, terracotta, dan beige menjadi pilihan dominan para desainer interior tahun ini. "Warna-warna alam memberikan ketenangan sekaligus kemewahan yang tidak berlebihan, sangat cocok untuk suasana Lebaran yang sakral namun tetap meriah," jelas Anindya Putri, interior stylist yang telah berpengalaman selama 15 tahun menangani proyek residensial.
Penggunaan tekstur alami seperti anyaman rotan, tenunan macramé, dan aksen kayu menjadi pelengkap sempurna. Material-material ini tidak hanya memberikan dimensi pada ruangan tetapi juga menghadirkan kehangatan yang otentik, menjadikan rumah terasa lebih menyambut para tamu yang berkunjung.

Sentuhan Personal dalam Tradisi
Dekorasi Lebaran tidak lagi terpaku pada ornamen yang itu-itu saja. Keluarga Hasan di Bandung, misalnya, mempersonalisasi rumah mereka dengan mengoleksi kerajinan tangan dari berbagai daerah yang mereka kunjungi sepanjang tahun, lalu menampilkannya dalam satu instalasi dinding yang menawan.
Contohnya koleksi kain tenun dan ukiran kayu yang ditata apik di ruang tamu bisa menjadi point menarik.
Meja Lebaran yang Berkesan
Penataan meja makan menjadi sorotan utama dalam dekorasi Lebaran. Tren table setting tahun ini beralih dari kemewahan berlebih menjadi elegansi yang sederhana namun bermakna. Kombinasi piring keramik handmade, serbet kain natural, dan rangkaian bunga lokal musiman menciptakan kesan intim dan ramah lingkungan.
Tidak perlu banyak elemen untuk membuat meja Lebaran terlihat istimewa. Pilihlah beberapa item berkualitas, tambahkan detail personal, lalu biarkan makanan menjadi bintang utamanya.
Pencahayaan yang Menghangatkan Suasana
Pencahayaan menjadi elemen yang sering terabaikan namun sangat krusial dalam menciptakan atmosfer Lebaran yang hangat. Lampu gantung dengan desain kontemporer berbahan lokal seperti bambu atau serat alami menjadi favorit. Tambahan string lights atau lentera kecil di sudut-sudut strategis rumah juga mampu menghadirkan nuansa magis saat malam tiba.
"Cahaya yang lembut menciptakan suasana kedekatan, mengundang tamu untuk bersantai lebih lama dan menikmati momen kebersamaan," kata Arif Wicaksono, lighting designer yang karyanya telah menghiasi banyak rumah dan restoran ternama.
Dekorasi Lebaran tahun ini mengajarkan kita bahwa keindahan sesungguhnya terletak pada keseimbangan, antara masa lalu dan masa kini, antara tradisi dan inovasi. Dengan beberapa sentuhan personal dan pemilihan elemen yang tepat, rumah bisa menjadi panggung yang sempurna untuk merayakan momen sakral sekaligus membangun kenangan baru bersama orang-orang tersayang.
Tips Kecil untuk Dekorasi Lebaran
1. Gunakan tanaman hijau dalam pot keramik sederhana untuk menyegarkan sudut-sudut rumah.
2. Ciptakan aroma khas Lebaran dengan lilin beraroma khas rempah seperti cengkeh, atau teh dan sereh.
3. Siapkan sudut khusus untuk berfoto keluarga dengan latar belakang sederhana namun bermakna.
4. Jangan ragu menggunakan kembali dekorasi tahun lalu dengan penataan yang berbeda untuk mengurangi konsumsi berlebih.
5. Libatkan seluruh anggota keluarga dalam proses dekorasi untuk menumbuhkan semangat kebersamaan.