Memasuki fase awal Ramadan 1447 H, ruang publik kembali dipenuhi ajakan hidup lebih tertata selama berpuasa. Salah satunya datang dari Tropical yang menggelar acara bertajuk “Ramadhan No Oversharing bersama Tropical No Over Saring” pada Minggu 1 Maret 2026, di Canal Stage Ground Floor AEON Mall Sentul City.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu yang mengajak pengunjung menahan diri dari sikap berlebihan. Pesan yang diangkat menyentuh dua hal yang kerap luput disadari saat Ramadan, yakni pengaturan pola makan dan kebiasaan berbagi di media sosial.
Talkshow menghadirkan Reisa Broto Asmoro sebagai health enthusiast yang membahas pentingnya memilih bahan pangan berkualitas selama berpuasa. Ia menekankan bahwa minyak goreng dengan proses penyaringan optimal dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, terutama saat frekuensi konsumsi makanan goreng meningkat ketika sahur dan berbuka.

Reisa di hadapan pengunjung menyampaikan puasa bukan alasan untuk abai pada kualitas asupan. Justru di momen ini tubuh perlu dijaga agar tetap bugar hingga malam hari. Ia juga mengingatkan bahwa kualitas minyak berpengaruh pada kesehatan jangka panjang sehingga masyarakat perlu lebih cermat saat memilih bahan masakan.
Sesi tausiyah menghadirkan Akri Patrio yang mengangkat tema No Oversharing. Ia mengajak audiens menjaga lisan serta bijak membagikan cerita di ruang digital agar ibadah tidak terganggu oleh hal yang kurang bermanfaat.
Acara ditutup dengan demonstrasi memasak oleh Hideki yang menyajikan Gimari dan Tempura Don khas Korea serta Jepang. Melalui sesi ini, ia memperlihatkan teknik menggoreng menggunakan minyak Tropical 2x Penyaringan No Oversaring agar hasilnya tetap renyah dengan penyerapan minyak lebih terkendali.
Brand Manager Tropical, Wiranti Ratanattaya, menyebut kegiatan ini sebagai ajakan untuk menjalani Ramadan dengan kesadaran yang lebih utuh. Sejak hadir pada 1998, Tropical membawa proses 2x penyaringan dan kemasan botol PET yang dapat didaur ulang sebagai bagian dari komitmen kualitas produk.
Antusiasme pengunjung yang memenuhi area acara menunjukkan isu ini dekat dengan keseharian masyarakat. Edukasi seputar pilihan bahan masak dan etika bermedia sosial terasa relevan di tengah ritme Ramadan yang padat, sekaligus menjadi pengingat bahwa pengendalian diri dapat dimulai dari hal yang paling sederhana di rumah. [Dok. Tropical]





