Membawa nuansa baru yang lebih eksploratif dan berevolusi, Whisky Live Jakarta 2026 kini tak lagi diposisikan hanya sebagai pameran whisky. Tetapi, ajang ini telah berkembang menjadi sebuah platform lintas kategori yang mengintegrasikan whisky, wine, sake, serta berbagai spirits dalam satu pengalaman yang terkurasi. Mengusung tema “Whisky Live for Everyone”, edisi 2026 dirancang untuk menjangkau spektrum audiens yang lebih luas, sekaligus membuka ruang eksplorasi yang lebih inklusif bagi berbagai preferensi.
“Dunia minuman premium di Indonesia tengah mengalami pergeseran menarik. Jika sebelumnya whisky mendominasi pilihan para penikmat, kini panggung mulai terbuka lebih luas. Menghadirkan wine dan sake sebagai bagian dari pengalaman yang lebih beragam. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Seiring berkembangnya selera konsumen, masyarakat Indonesia kini semakin eksploratif dalam menikmati rasa. Mereka tidak lagi terpaku pada satu kategori, melainkan ingin mencoba karakter yang berbeda dalam setiap gelas. Kami berkolaborasi dengan Wine & Sake Social dari Jaddi Internasional, menghadirkan pengalaman yang lebih menarik dan berkelas,” ungkap Agung Sentosa, Director Whisky Live Indonesia.

Whisky Live Jakarta 2026 yang diadakan di The Royal Glasshouse Park Hyatt Jakarta menghadirkan lebih dari 70 brand internasional dan lokal yang mewakili berbagai negara dan pendekatan dalam dunia spirits. Kehadiran brand-brand ini tidak hanya memperkaya pilihan, tetapi juga membentuk sebuah ekosistem di mana setiap produk membawa cerita, karakter, dan latar belakang yang berbeda. Mulai dari distillery dengan warisan panjang hingga brand dengan pendekatan kontemporer, seluruhnya hadir dalam satu ruang yang terkurasi.
“Dengan menghadirkan berbagai kategori dalam satu ekosistem, Whisky Live Jakarta menjadi platform yang lebih adaptif dan relevan dengan arah industri global saat ini,” Andrew Soetiono, Technical Adviser Whisky Live Indonesia. Para pengunjung bebas mencoba mengenali spektrum rasa, karakter, serta perbedaan profil dari masing-masing produk yang ditampilkan di berbagai stand aneka brand. Setiap booth dirancang tidak hanya sebagai display, tetapi juga sebagai ruang interaksi, storytelling, dan eksplorasi langsung.
Selain itu, ada juga sesi edukasi master class dipandu oleh para Master Distiller, Master Blender, dan Global Brand Ambassador. Dengan pembahasan yang lebih mendalam mengenai proses produksi, teknik tasting, hingga insight mengenai perkembangan industri secara global.

Agung melanjutkan, “Pilihan wine yang dihadirkan berasal dari berbagai region ternama dunia—mulai dari Bordeaux, Loire, dan Champagne di Perancis, hingga Italia, Chile, Australia, dan New Zealand. Hasilnya adalah spektrum rasa yang lengkap, dari sparkling yang ringan hingga rosé yang segar dan white wine yang kompleks.”
“Sementara itu, untuk sake, hanya brand-brand terbaik yang dipilih. Salah satunya adalah Dassai, yang telah dikenal secara global karena kualitasnya. Menariknya, terdapat pula sake dengan cerita yang jauh lebih eksklusif yang sebelumnya hanya dinikmati oleh kalangan Kaisar Jepang selama puluhan tahun, dan baru dalam dua tahun terakhir dibuka untuk publik. Sebuah kombinasi antara kualitas tinggi dan warisan sejarah yang langka,” tambah Anya Dwinov pecinta dan brand brand ambasador sake di acara ini.
Berbagai pilihan brand internasional terkemuka seperti Aberlour, Kavalan, Kanosuke, Tamnavulin, Keris, Mijenta, Código 1530 dan Corralejo bisa dirasakan di sini. Kita juga bisa memperluas pengalaman meresapi aneka, tanpa harus terburu-buru. Dari wine dan sake kelas dunia seperti Black Stallion, Château Carbonneau, Pierre Chainier, Marrenon, Lake Chalice, Vasse Felix, Piccini, Born hingga sake Dassai yang nikmat. (ES | Foto: Dok. Whiskey Live)



