Rayakan Hari Kartini, Pink Rabbit Lens Hadirkan Inovasi Silicon Hydrogel dan Kolaborasi Seni

 

Momen Hari Kartini menjadi titik balik bagi kaum perempuan untuk terus mengeksplorasi potensi diri tanpa melupakan aspek kenyamanan. Semangat inilah yang dibawa oleh Pink Rabbit Lens, jenama kontak lensa lokal, dalam gelaran bertajuk “Best Woman Legacy” yang berlangsung di Lippo Mall Nusantara, Jakarta.

 

Melalui tema “Turning Art Into Story”, perhelatan ini menjadi ajang selebrasi bagi kreativitas serta autentisitas perempuan modern Indonesia. Tak hanya sekadar tren kecantikan, Pink Rabbit Lens menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata sebagai bagian dari gaya hidup aktif.

 

Salah satu poin krusial yang diperkenalkan dalam acara ini adalah peluncuran sembilan varian warna terbaru. Memahami kebutuhan mobilitas tinggi perempuan masa kini, seluruh koleksi ini mengadopsi material Silicon Hydrogel.

 

 

Penggunaan material premium tersebut memungkinkan oksigen mengalir secara optimal ke kornea. Hasilnya, mata tetap terasa segar dan mampu "bernapas" dengan baik walau harus mengenakan lensa kontak dalam jangka waktu lama.

 

Aspek estetika pun tetap menjadi perhatian utama melalui teknologi Micro-Dot Blending. Teknik pewarnaan mutakhir ini memastikan motif lensa menyatu secara natural dengan warna asli pupil, sehingga memberikan efek elegan yang jauh dari kesan kaku.

 

Kolaborasi Visual Bersama LIUNIC Sisters

Kecantikan dan seni menjadi dua entitas yang tak terpisahkan dalam visi Pink Rabbit Lens. Hal ini dibuktikan dengan kolaborasi desain kemasan bersama LIUNIC Sisters, duo ilustrator kakak beradik, Owi dan Martcellia.

 

Visual yang dihadirkan dalam boks eksklusif tersebut mencoba menerjemahkan emosi dan karakter kuat dari para pengguna Pink Rabbit Lens. Rencananya, hasil kolaborasi ini akan menyapa publik secara resmi mulai 30 April 2026.

 

Founder Pink Rabbit Lens, Dirda Muthi Kemala, mengungkapkan bahwa mata merupakan jendela cerita bagi setiap individu.

 

"Melalui 'Best Woman Legacy', kami ingin memberikan sebuah warisan berupa kenyamanan dan kepercayaan diri. Inovasi material dan kolaborasi seni ini adalah bukti komitmen kami agar perempuan Indonesia bisa mengejar mimpi dengan mata sehat dan tampilan autentik."

 

Wadah Kreativitas dan Budaya

Acara "Best Woman Legacy" juga dikemas dengan berbagai aktivitas lintas disiplin yang menarik perhatian pengunjung. Mulai dari penampilan musik intim dari Barsena Besthandi hingga proses kreatif live painting oleh Owi LIUNIC.

 

Sisi pelestarian budaya turut dihadirkan melalui sesi Berkain 101 oleh Mandalas. Dalam sesi ini, para peserta diajak mendalami teknik padu padan kebaya modern agar tetap relevan dengan gaya hidup urban. Selain itu, terdapat kompetisi melukis bagi 25 peserta terpilih dengan total hadiah Rp5.000.000, serta pengalaman menikmati matcha dari HAKON sebagai partner penyegar suasana.

 

Melalui rangkaian inisiatif ini, Pink Rabbit Lens memperkuat perannya sebagai wadah kolaboratif yang mendukung komunitas kreatif sekaligus mengapresiasi setiap langkah perjalanan perempuan di Indonesia. (Dok. Pink Rabbit)