Volformer Symposium 2026 Hadirkan Inovasi Baru untuk Hasil Estetika Lewat Kombinasi Teknologi Canggih

 

Keinginan untuk tampil awet muda kini tidak lagi berfokus pada hasil yang instan atau perubahan wajah yang mencolok. Belakangan, tren estetika medis bergeser ke arah tampilan natural dengan ketahanan jangka panjang yang membuat kulit tampak lebih sehat dari dalam.

 

Menjawab tren tersebut, ajang Volformer Symposium Indonesia 2026 di Jakarta memperkenalkan sebuah standar baru dalam dunia kecantikan melalui sinergi teknologi. Inovasi yang dinamakan Volformer ini merupakan kombinasi dari dua mesin unggulan, yakni Volnewmer dan Ultraformer MPT.

Sinergi Teknologi untuk Wajah dan Tubuh

Gabungan kedua teknologi ini dianggap sebagai terobosan karena mampu memberikan hasil maksimal tanpa rasa sakit dan tanpa waktu pemulihan (no downtime).

 

dr. Andrei Fedorov, praktisi estetika asal Rusia yang hadir sebagai pembicara, menjelaskan bahwa Volformer bekerja secara menyeluruh pada lapisan kulit (dermis) hingga ke jaringan lemak.

 

"Penggunaan kedua mesin yang berkesinambungan ini menciptakan hasil maksimal yang terasa instan, namun tetap memiliki ketahanan jangka panjang," ujar dr. Andrei.

 

Ia juga menekankan bahwa meski teknologi ini sangat efektif untuk mengencangkan dan memperbaiki kualitas kulit, Volformer tetap berbeda dengan operasi plastik.

 

"Jika pasien mengalami kendala kekenduran jaringan yang sangat berat (rheoptosis), operasi plastik tetap menjadi solusi utama. Namun, bagi banyak pasien yang enggan menjalani bedah, Volformer memberikan efek pengencangan (lifting by effect) yang sangat memuaskan," tambahnya.Selain itu, dr. Dzhemma Oganesian menyatakan bahwa kombinasi Volnewmer dan Ultraformer MPT merupakan era baru dalam teknologi pengencangan serta pengangkatan kulit, terutama untuk perawatan tubuh.

 

Solusi untuk Semua Usia

Tidak hanya untuk wajah, dr. Dzhemma Oganesian menyebutkan bahwa kombinasi Volnewmer dan Ultraformer MPT adalah era baru bagi pengencangan kulit tubuh.

Senada dengan hal itu, dr. Scott Allison, pakar estetika internasional, menjelaskan bahwa perawatan ini sangat inklusif. Baik mereka yang masih muda untuk pencegahan (induksi kolagen), maupun pasien lanjut usia yang sudah mengalami kulit kendur, tetap bisa mendapatkan manfaatnya.

 

"Sangat aman untuk semua jenis kulit, bahkan bisa dilakukan di atas area yang bertato. Prosedurnya sangat nyaman," ungkap dr. Scott.

 

Ia juga merinci bahwa teknologi ini memiliki dua mode utama yang bekerja secara spesifik sesuai kebutuhan pasien. Pertama adalah Standard Mode yang berfokus pada pengencangan kulit secara menyeluruh. Sementara itu, terdapat MPT Mode yang digunakan untuk menjangkau lapisan kulit lebih dalam guna menghancurkan lemak, terutama pada area spesifik seperti jowls atau pipi bawah serta lipatan nasolabial.

 

Keunggulan Teknologi Pendingin

Salah satu hal yang membedakan Volnewmer dengan pesaingnya adalah penggunaan teknologi RF Monopolar yang dilengkapi dengan hydro cooling system. Sistem pendingin air ini mencegah panas berlebih pada permukaan kulit, sehingga energi panas bisa dihantarkan langsung ke target lapisan kulit terdalam dengan aman.

 

Sementara itu, Ultraformer MPT mengandalkan teknologi Micro and Macro Focused Ultrasound (MMFU) yang memberikan hantaran gelombang panas lebih stabil dibandingkan teknologi HIFU konvensional.

 

Melalui simposium ini, para praktisi kecantikan di Indonesia diharapkan dapat mengadopsi protokol terbaru ini untuk memberikan hasil perawatan estetika yang tidak hanya cantik dipandang, tetapi juga aman dan berkualitas global. (Foto: Istimewa)