Bali kembali melahirkan cerita besar untuk Indonesia. Kali ini datang dari dunia surfing, lewat pencapaian luar biasa Dhea Natasya yang resmi menjadi perempuan Indonesia pertama yang lolos ke World Surf League World Longboard Tour 2026.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi olahraga surfing nasional. Sebab, World Longboard Tour merupakan level tertinggi dalam kompetisi longboard profesional dunia yang hanya diikuti oleh 24 atlet perempuan terbaik dunia. Di panggung inilah para peselancar elit dunia bertarung membawa nama negara masing-masing.
Lewat kemenangan gemilang pada Hamamatsu LQS di Jepang dan performa konsisten sepanjang qualifying series, Dhea berhasil mengumpulkan poin tertinggi sekaligus memastikan tiket menuju liga surfing dunia 2026. Keberhasilan tersebut menjadikannya perempuan ketiga di Asia yang mampu menembus kompetisi elit ini, sekaligus perempuan pertama dari Indonesia yang berhasil melakukannya.
Langkah Dhea bukan hanya kemenangan pribadi. Ia kini membawa nama Bali dan Indonesia ke sorotan internasional sebagai representasi baru atlet perempuan Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.
Perjalanan Dhea sendiri tidak dibangun dalam waktu singkat. Peselancar asal Bali itu telah lama dikenal sebagai salah satu atlet surfing perempuan paling potensial di Indonesia. Namanya semakin diperhitungkan setelah meraih medali emas Longboard Putri di SEA Games Filipina 2019.

Prestasinya terus berlanjut di PON Aceh 2024 dengan torehan medali emas Women’s Longboard dan medali perak Women’s Shortboard. Kemampuannya tampil kompetitif di dua disiplin sekaligus menunjukkan kualitas teknik dan mental bertanding yang matang di usia muda.
Kesuksesan Dhea juga mendapat dukungan dari YUMMY Dairy, brand lokal yang lahir dan berkembang di Bali sejak 1988. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen YUMMY untuk terus tumbuh bersama budaya hidup sehat, active lifestyle, dan generasi muda Indonesia yang membawa perubahan positif.
President Director YUMMY Dairy, Emireza Arifin, mengatakan bahwa Bali bukan hanya destinasi wisata dunia, tetapi juga ruang lahirnya budaya dan komunitas yang membentuk gaya hidup sehat dan aktif hingga dikenal secara global.
Karena itu, mendukung perjalanan Dhea dianggap sejalan dengan semangat YUMMY untuk hadir bersama generasi muda yang berani, sehat, dan mampu membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
Sementara itu, Dhea mengaku dukungan dari brand lokal Indonesia memiliki arti besar dalam perjalanan kariernya. Baginya, langkah menuju World Longboard Tour bukan hanya tentang dirinya sebagai atlet, tetapi juga tentang membuka jalan dan memberi inspirasi bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar.
Apa yang dicapai Dhea hari ini menjadi bukti bahwa atlet perempuan Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dunia. Dari ombak Bali menuju liga surfing dunia, Dhea Natasya kini bukan hanya mencetak sejarah, tetapi juga membuka era baru bagi surfing perempuan Indonesia di mata dunia.





