Apa Benar Golden Ratio Jadi Standar Mutlak Kesempurnaan Wajah?

 

Banyak perempuan lebih percaya diri saat mereka merasa memiliki fisik yang sempurna terutama pada bagian wajah. Ada juga yang beranggapan bahwa agar terlihat cantik, perempuan harus berhidung mancung. Namun, tahukah Anda kalau wajah sempurna dapat ditentukan berdasarkan rumus tertentu? Menariknya, di dunia estetika, proporsi wajah seseorang bisa diukur di mana proses kalkulasinya dikenal dengan nama Golden Ratio.

 

Golden ratio atau rasio emas awalnya adalah konsep matematika yang telah memikat hati para seniman, arsitek, dan sekarang, ahli bedah plastik. Dalam konteks estetika, wajah yang dianggap memenuhi Golden Ratio harus dilihat dari beragam pengukuran fitur-fitur pada wajah.

 

 

Baca Juga:

Global Skinquisite Centre (GSC) Hadir di Jakarta Hadirkan Korean Beauty Experts dan Teknologi Tercanggih

Manfaatkan AI, Perfect Corps Bantu Tingkatkan Pengalaman Konsumen

 

Contoh sederhana dalam rasio wajah, seseorang dikatakan memiliki wajah cantik ideal jika panjang wajah 1,5x dibandingkan lebarnya atau misalnya mengukur bentuk hidung, jarak antara kedua mata, besarnya mata, juga bentuk bibir yang akan mempengaruhi tampilan paras secara keseluruhan. Singkat kata, rasio simetri turut berperan dalam mendefinisikan arti cantik itu sendiri meskipun di sekitar kita, banyak contoh yang memperlihatkan kalau cantik itu tidak selalu berwajah simetris. Faktor kesehatan atau warna kulit juga turut mempengaruhi persepsi cantik secara fisik.

 

Pengukuran Golden Ratio di industri hiburan juga menjadi perbincangan. Mengutip dari berbagai artikel berita, aktris dan model Amerika Serikat, Amber Heard dinilai sebagai pemilik wajah paling sempurna di dunia dengan skor tinggi, yaitu 91,85%, dengan hampir semua kriteria wajah simetris. Sedangkan di Indonesia, Dian Sastrowardoyo dinilai sebagai pemilik struktur wajah paling simetris dan menarik apabila dilihat dari metode Golden Ratio. Menariknya, saat ini proporsi wajah dengan Golden Ratio dari selebritas besar Korea Selatan juga menjadi acuan banyak perempuan.

 

Teknik Golden Ratio akan membantu para ahli estetika dalam menentukan jenis perawatan yang dibutuhkan untuk mentransformasi wajah menjadi lebih sempurna. Misalnya treatment bedah untuk mengubah bentuk hidung (rhinoplasty) secara optimal agar terlihat lebih proporsional.

 

Hidung merupakan salah satu fitur wajah yang paling menonjol, sehingga tindakan rhinoplasty yang mengacu pada Golden Ratio lebih dari sekadar estetika, tapi juga menjadi salah satu kunci untuk membentuk wajah yang proporsional dengan menyesuaikan hidung yang cocok dengan bentuk wajah agar tetap terlihat natural.

 

 

 

 

Seorang ahli bedah plastik dengan jam terbang tinggi yang berpraktik di Aesthetics Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Surabaya, dr. Beta Subekti, Sp.BPRE(K)EL mengatakan, “Meskipun metode ini seolah menjadi standar dalam dunia kecantikan, kita perlu tahu dan menyadari bahwa struktur wajah setiap individu juga memiliki keunikan tersendiri. Dalam melakukan bedah plastik, misal rhinoplasty atau operasi hidung, harus disesuaikan antara struktur wajah dengan kebutuhan dan keinginan spesifik pasien sehingga hasil operasi dapat melengkapi kecantikan alami masing-masing dari mereka.”

 

Dokter lulusan Korea Selatan bergelar Dokter Spesialis Bedah Plastik dengan Subspesialis Estetik Lanjut ini menambahkan, “Selain golden ratio, perlu diingat bahwa konsep cantik adalah multifaktorial, yang dipengaruhi oleh ras, kultur setempat, dan tentunya selera individual. Mencapai keindahan wajah seringkali dianggap sebagai sebuah bentuk seni, dalam tren operasi plastik yang terus berkembang dan permintaan yang meningkat, operasi hidung menjadi sasaran utama bagi mereka yang mencari keseimbangan dan keindahan wajah untuk tampil lebih percaya diri.”

 

Lebih lanjut mengenai rhinoplasty, Dokter Beta berpesan bagi siapapun yang ingin melakukan rhinoplasty, agar memilih ahli bedah plastik tersertifikasi dengan keahlian di bidang estetika wajah supaya mencapai hasil yang diinginkan dengan standar yang mempertimbangkan keseluruhan aspek, seperti keamanan medis, sisi estetika, dan lainnya.

 

Dokter Beta sendiri memiliki banyak pasien rhinoplasty dari berbagai kota besar di Indonesia. Di tempat praktiknya, Aesthetics Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Surabaya, ia bersinergi bersama tim spesialis dan subspesialis berpengalaman yang juga didukung dengan kelengkapan fasilitas untuk menggabungkan seni dengan ketepatan medis melalui rhinoplasty dan tindakan bedah estetik lainnya. Tertarik untuk menonjolkan sisi wajah cantik dengan bedah plastik?