Langkah Unik Butter Baby, Rilis Animasi Pendek dan Bersiap Mendunia Bawa Cerita Manis Indonesia

 

Karakter alien kuning berekspresi polos di dalam bathtub mentega kini ramai menghiasi lini masa media sosial. Butter Baby, nama karakter tersebut, mengawali perjalanannya dari Jakarta dan saat ini tengah bersiap memperluas pasar ke luar negeri.

 

Sebuah gebrakan unik datang dari jenama hidangan penutup lokal Tanah Air. Butter Baby baru saja menggelar pemutaran perdana film animasi pendek orisinal bertajuk The Story of Butterlandia di CGV FX Sudirman, Jakarta. Langkah ini menjadi sejarah baru bagi industri pencuci mulut di Indonesia.

 

Acara meriah tersebut bukan sekadar ajang peluncuran produk biasa. Lewat film animasi itu penonton diajak menyelami semesta Butterlandia. Ini merupakan planet asal karakter Butter Baby yang dikisahkan sedang sekarat. Ia membawa misi mendesak untuk mengumpulkan 500 triliun ton mentega demi menyelamatkan dunianya.

 

"Butter Baby berawal dari ide sederhana bagaimana menciptakan sesuatu yang bisa membuat orang merasa terhubung," ujar Nick dan Henry Burch selaku pendiri. Mereka menambahkan bahwa cerita tersebut lahir dari Jakarta dan tumbuh bersama komunitas setia sejak hari pertama jenama ini berdiri.

 

Daya tarik utamanya kini berpusat pada cerita mendalam. "Produk mungkin menjadi titik masuk pertama bagi banyak orang, tetapi yang membuat mereka bertahan bukan hanya kualitas dan cita rasanya, melainkan dunia dan cerita di baliknya," ungkap CEO Butter Baby Shane Lewis.

 

 

 

 

Dunia fiksi ini sengaja dibangun sebagai penghubung emosional dengan penggemar. Head of Marketing and Business Development Karen Tjahja memaparkan visinya. "Kami membangun Butter Baby untuk komunitas yang ingin menjadi bagian dari sesuatu yang autentik, bukan sekadar membeli produk," tegasnya.

 

Ia turut memaparkan kebanggaannya. "99% tim kami adalah orang Indonesia, dari kreator, desainer, hingga operasional. Dari sini, kami tidak berhenti. Ini baru permulaan," tegasnya.

 

Cerita petualangan seru itu senantiasa tertuang dalam setiap kreasi pencuci mulut. "Setiap sajian selalu dimulai dengan satu pertanyaan seperti apa rasanya makanan yang benar-benar hebat? Makanan yang membuat kita merasakan sesuatu dan mengingatkan pada rumah," jelas Corporate Executive Chef Dedy Sutan.

 

Hanya dalam waktu 10 bulan sejak peluncurannya, Butter Baby terbukti sukses melakukan ekspansi agresif dengan membuka beberapa gerai di lokasi strategis Jakarta, mulai dari kawasan Blok M, Central Park, Pondok Indah Mall (PIM), hingga Plaza Senayan. Tidak berhenti di situ, jenama yang viral berkat karakter alien penikmat mentega ini juga bersiap melebarkan sayapnya lebih jauh dengan segera menyapa para pencinta kuliner di area bandara dalam waktu dekat.

 

Sebagai lompatan besar, jenama ini bersiap membuka gerai kelima di Area Keberangkatan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 19 Juni 2026. Sebuah instalasi landmark setinggi tujuh setengah meter akan berdiri di salah satu bandara tersibuk di Asia. Simbol ini menegaskan kesiapan mereka membawa cerita manis Indonesia menuju panggung dunia. (Foto: Dok. Butter Baby)