Di balik setiap konten, produk, dan ekspresi kecantikan yang hadir di TikTok, selalu ada cerita tentang bagaimana setiap orang memaknai kecantikan dengan caranya masing-masing. Di TikTok, kreator dapat berbagi perjalanan kecantikan mereka, brand lokal dapat membantu pengguna menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan pribadi, dan pengguna dapat saling terhubung untuk berbagi inspirasi.
Didukung sistem rekomendasi yang terpersonalisasi dan berbagai fitur interaktif, TikTok membantu pengguna menemukan inspirasi, pengalaman, serta rekomendasi kecantikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Minat terhadap konten kecantikan di TikTok pun terus tumbuh di Indonesia, tercermin dari peningkatan konten kecantikan dan perawatan diri sebesar 57% secara tahunan, serta lebih dari 19 juta unggahan konten kecantikan sepanjang 2025.
Semangat untuk menemukan dan mengekspresikan kecantikan dengan cara masing-masing menjadi inspirasi utama TikTok ForYouBeauty 2026. Melalui tema #TemukanCantikmu, festival ini hadir sebagai ruang bagi perempuan Indonesia untuk merayakan kecantikan yang personal, beragam, dan relevan dengan diri mereka. Tiga narasumber yang berpartisipasi dalam TikTok ForYouBeauty 2026, yaitu Ghea Indrawari (@geyghea), Naila Dinillah (@nailamcdd), dan NPURE, turut berbagi cerita tentang bagaimana setiap orang dapat menemukan dan mengekspresikan versi cantiknya masing-masing dengan cara yang berbeda.
Dari Indonesia, untuk Indonesia
Di TikTok, NPURE tidak hanya hadir sebagai brand yang memperkenalkan produk, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang aktif berbagi edukasi, inspirasi, dan pengalaman kecantikan. Selain itu, memanfaatkan solusi periklanan melalui TikTok For Business dan aktivitas commerce di TikTok Shop by Tokopedia, NPURE dapat menjangkau pengguna dari tahap discovery hingga pembelian dengan lebih mudah.
"Ekosistem TikTok yang terintegrasi menjadi jembatan utama bagi NPURE dalam penjualan produk-produk kami. Sistem TikTok yang terintegrasi sangat mempermudah perjalanan kami untuk bertemu dengan komunitas NPURE di TikTok untuk membantu mereka menemukan cantik versi mereka," ujar Stella Ryani Gunawan, Chief Marketing Officer, NPURE. Brand lokal ini menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas, komunitas, dan commerce dapat bekerja bersama untuk membantu brand lokal menjangkau audiens yang lebih luas dan bertumbuh di era digital.

Cantikmu Tidak Harus Sesuai Ekspektasi Siapa pun
Sebagai seorang dokter dan kreator kecantikan, Naila Dinillah (@nailamcdd) memiliki perjalanan yang tidak biasa. Di tengah keluarga yang seluruhnya berprofesi sebagai dokter, Naila justru memilih langkahnya sendiri untuk menekuni dunia konten kecantikan dan membangun komunitasnya sendiri di TikTok.
"Dari interaksi dengan komunitas di TikTok, saya belajar bahwa banyak orang yang sedang menjalani perjalanan untuk lebih menerima dan percaya pada dirinya sendiri. Hal itu yang kemudian menginspirasi saya untuk terus berbagi konten yang jujur, dekat dengan keseharian, dan bisa memberikan manfaat bagi audiens. Saya sangat senang karena konten saya di TikTok dapat menemani perjalanan masyarakat dalam menemukan cantik versi mereka masing-masing," terang Naila.
Bernyanyi, Berdandan, dan Menjadi Diri Sendiri
Bagi Ghea Indrawari (@geyghea), menemukan cantik versi diri sendiri bukan tentang mengikuti standar tertentu, melainkan tentang keberanian untuk mengekspresikan diri secara autentik. Sebagai musisi yang tumbuh bersama TikTok, Ghea memanfaatkan platform ini untuk berbagi karya, berinteraksi dengan audiens, sekaligus menunjukkan sisi personalnya melalui berbagai konten keseharian dan kecantikan.
"Sebagai musisi, saya melihat TikTok bukan hanya sebagai tempat untuk membagikan karya, tetapi juga ruang untuk menunjukkan ekspresi diri saya yang apa adanya. TikTok juga memberi saya kebebasan untuk bereksperimen dengan berbagai bentuk konten untuk menunjukkan 'cantiknya' saya. Dari situ, saya menemukan bahwa hal-hal yang paling autentik justru seringkali menjadi yang paling dekat dengan komunitas," ungkap Ghea. (Foto: Dok. TikTok)




