Ayu Dewi Selalu Mengawali Treatment ‘Facial Bu Ayu’ sebagai Fondasi Sebelum Redensity 1

Perhatian publik sempat tertuju pada momen beberapa waktu lalu ketika Ayu Dewi menerima kejutan berupa satu truk Redensity 1 saat menjelang anniversary pernikahannya. Banyak orang penasaran mengapa skin booster tersebut begitu berarti bagi Ayu hingga menjadi hadiah spesial dari sang suami, Regi Datau.

 

Namun di balik cerita tersebut, ternyata ada satu kebiasaan yang selama ini belum banyak diketahui. Sebelum menjalani Redensity 1, Ayu hampir tidak pernah melewatkan satu treatment yang menurutnya menjadi fondasi dari seluruh rangkaian perawatan kulitnya.

 

Facial Bu Ayu’

Saking identiknya dengan Ayu, treatment ini bahkan mendapat julukan tersendiri di ZAP Premiere: “Facial Bu Ayu.” “Kalau aku, facial itu hampir tidak pernah aku skip. Buat aku kulit harus dibersihkan dulu sebelum lanjut ke treatment lain. Karena kulit yang bersih itu fondasi dari semuanya,” ujar Ayu Dewi.

 

Baginya facial bukan hanya tentang membersihkan kulit. Di tengah aktivitasnya sebagai public figure, ibu, entrepreneur, sekaligus istri, facial menjadi momen untuk berhenti sejenak, merawat diri. Sekaligus menjaga kulit tetap sehat agar siap menerima rangkaian perawatan berikutnya.

 

 

Perpadua Beberapa Perawatan dalam Satu Sesi

Menurut dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP, masih banyak orang yang menganggap facial dan skin booster sebagai dua treatment yang harus dipilih salah satu. Padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan justru dapat saling melengkapi sebagai bagian dari rencana perawatan yang disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pasien.

 

“Facial berfokus pada proses membersihkan kulit, sedangkan skin booster membantu menjaga hidrasi dan meningkatkan kualitas kulit. Karena itu dokter akan menentukan urutan treatment berdasarkan hasil konsultasi dan kebutuhan setiap pasien,” jelas dr. Dara.

 

Facial Ekstraksi Hydro di ZAP Premiere memadukan beberapa tahapan perawatan dalam satu sesi, mulai dari hydra dermabrasion, steaming, ekstraksi komedo secara gentle, hingga tahapan relaksasi. Rangkaian tersebut membantu membersihkan pori-pori dari minyak berlebih, sisa makeup, sel kulit mati, dan kotoran yang menumpuk di permukaan kulit, sehingga kulit terasa lebih bersih, segar, dan terawat.

 

“Membersihkan kulit secara menyeluruh merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Setelah kondisi kulit dievaluasi dan dipersiapkan sesuai kebutuhannya, dokter dapat menentukan apakah pasien memerlukan treatment lanjutan seperti skin booster,” tambah dr. Dara.

 

Ayu Memilih Redensity 1

Setelah menjalani Facial Bu Ayu, salah satu treatment yang belakangan menjadi favorit Ayu adalah Redensity 1. Skin booster asal Swiss ini diformulasikan dengan kombinasi hyaluronic acid, amino acids, antioksidan, mineral, dan vitamin. Membantu menjaga hidrasi sekaligus meningkatkan kualitas kulit sehingga tampak lebih sehat, lembap, dan glowing secara natural.

 

 

“Yang aku suka dari Redensity itu hasilnya tetap natural. Kulit terasa lebih sehat, lebih lembap, lebih fresh, tapi tetap kelihatan seperti diri sendiri,” ujar Ayu. Di ZAP Premiere, Redensity 1 dapat dilakukan melalui dua teknik aplikasi yang disesuaikan dengan kondisi kulit serta tujuan perawatan masing-masing pasien.

 

Teknik pertama adalah Baby Glow, yaitu teknik khas ZAP Premiere yang menggunakan delapan titik injeksi strategis pada wajah. Pendekatan ini dirancang untuk membantu client yang ingin minim downtime namun distribusi skin booster tetap merata dengan jumlah titik injeksi yang lebih minimal.

 

Sementara itu, Papule Technique dilakukan melalui beberapa titik mikro di area wajah untuk membantu penyebaran skin booster secara lebih menyeluruh sesuai kebutuhan kulit pasien. Teknik ini merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam aplikasi skin booster dan dipilih berdasarkan hasil konsultasi dokter.

 

“Baik Baby Glow maupun Papule memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu meningkatkan hidrasi dan kualitas kulit. Dokter akan menentukan teknik yang paling sesuai berdasarkan kondisi kulit, area yang akan dirawat, dan tujuan treatment masing-masing pasien,” jelas dr. Dara. (Foto: ZAP Clinic)