UOB Jadi Bank Pertama di Indonesia Hadirkan Visa Infinite Privilege

UOB Indonesia meningkatkan portofolio kartu premiumnya dengan menghadirkan manfaat Visa Infinite Privilege. Pembaruan ini membuat UOB Zenith Visa Infinite naik kelas menjadi Visa Infinite Privilege, sementara UOB PRIVIMiles Visa Signature menjadi Visa Infinite.

 

Peningkatan tersebut merupakan bagian dari peluncuran kembali portofolio kartu premium UOB di sejumlah negara ASEAN. Lewat pembaruan ini, pemegang kartu dapat menikmati sejumlah manfaat tambahan untuk perjalanan, kuliner, dan gaya hidup.

 

UOB mengatakan peningkatan manfaat akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama yang dimulai hari ini, pemegang kartu yang memenuhi syarat sudah dapat menikmati manfaat baru tanpa perlu mengganti kartu fisik. Sementara itu, kartu dengan desain baru akan mulai diterbitkan pada akhir 2026.

 

Pejabat Sementara Head of Consumer Banking UOB Indonesia, Herman Soesetyo, mengatakan pengembangan produk tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan nasabah yang semakin sering bepergian ke berbagai negara. “Di UOB Indonesia, nasabah selalu menjadi fokus utama dalam setiap langkah yang kami ambil. Kami terus mengembangkan produk dan layanan untuk menjawab kebutuhan serta aspirasi nasabah yang terus berkembang,” ujar Herman.

 

Menurut dia, peningkatan manfaat pada UOB Zenith Visa dan UOB PRIVIMiles Visa diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah, khususnya dalam perjalanan dan aktivitas gaya hidup.

 

UOB saat ini menjadi penerbit kartu Visa terbesar di ASEAN dengan lebih dari 8,5 juta nasabah di kawasan. Bank tersebut juga menjadi penerbit Visa pertama di ASEAN yang meluncurkan peningkatan portofolio kartu premium secara serentak di sejumlah negara.

 

Pembaruan kartu premium ini dilakukan di tengah pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Pada 2025, jumlah pemegang kartu affluent baru UOB tumbuh lebih dari 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai transaksi kartu dari segmen tersebut juga meningkat lebih dari 25 persen.

 

Di Indonesia, transaksi kartu kredit untuk kategori perjalanan, kuliner, perhotelan, dan gaya hidup tumbuh 10 persen sepanjang tahun lalu. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya perjalanan ke luar negeri. Tren itu turut mendorong pertumbuhan jumlah pemegang kartu UOB Zenith dan UOB PRIVIMiles.

 

Prospek pasar nasabah dengan kekayaan tinggi di Indonesia juga dinilai masih positif. Berdasarkan Knight Frank dalam The Wealth Report 2026, jumlah individu dengan kekayaan sangat tinggi atau ultra-high-net-worth individuals (UHNWI) di Indonesia diproyeksikan tumbuh 82 persen hingga 2031. Pertumbuhan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar wealth dengan pertumbuhan tercepat di dunia.