Tanaman Obat yang Mudah Ditanam

Meletakkan beberapa pot tanaman di dalam rumah kini tengah digandrungi banyak orang. Tidak hanya sebagai hiasan, pohon yang dipilih juga memiliki manfaat yang beragam. Mulai dari meningkatkan kualitas udara, menghalau nyamuk, dan lain-lain. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan banyak yang memilih untuk membentuk hobi baru, yaitu berkebun. Selain menanam tanaman hias, menanam pepohonan yang dapat digunakan sebagai obat juga bisa menjadi pilihan menarik. Berikut beberapa tanaman obat yang mudah ditanam di rumah.

 

Daun Kumis Kucing

 

Tanaman yang memiliki mahkota bunga bertumpuk dengan benang sari yang panjang ini ternyata memiliki banyak manfaat. Tanaman obat yang dikenal dengan nama kumis kucing ini mengandung minyak asiri, sapofonin, garam kalium, mioinositolm sinensetin, orthosiphonin glikosida, dan saponin. Kandungan-kandungan baik tersebut mampu menurunkan gula darah para penderita diabetes. Selain itu, kumis kucing juga memiliki senyawa yang mampu mengendalikan kerja enzim xantin oksidase para pengidap asam urat. Kencing batu dan infeksi kandung kemih pun mampu diobati oleh tumbuhan yang satu ini. Memiliki bentuk bunga yang cantik, tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias.

 

Baca Juga:

Penerapan Protokol Kesehatan Dental Care

5 Cara Perkuat Sistem Imun Tubuh

 

Daun Sirih

 

Termasuk tanaman merambat, pohon daun sirih tidak hanya dapat mempercantik halaman ataupun kebun, tapi juga memberikan manfaat. Sejak zaman dahulu, tanaman ini sudah dikenal sebagai salah satu obat alami berbagai macam penyakit. Tak jarang, air rendaman daun sirih dijadikan sebagai antiseptik, karena memiliki kandungan polifenol dan chavicol yang dapat melindungi dari berbagai jenis kuman. Daun sirih juga dapat membersihkan radikal bebas dari dalam tubuh yang kemudian dapat mengembalikan tingkat pH. Hal ini sangat membantu mengatasi sakit perut dan sembelit. Tidak hanya itu, kandungan antioksidan, flavonoid, dan terpenoidnya juga dapat membantu mengobati tumor dan meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Chamomile

 

Memiliki kuntum bunga yang cantik, tanaman chamomile juga memiliki segudang manfaat. Tumbuhan yang biasa diolah sebagai teh ini dikenal mampu menenangkan pikiran dan meredakan insomnia. Mengonsumsi teh chamomile juga bisa meredakan migrain yang menyerang. Selain itu, kandungan antioksidannya juga berperan aktif dalam menurunkan beberapa risiko penyakit, seperti penyakit jantung dan kanker. Sifat anti-inflamasinya pun dikenal dapat mencegah kerusakan sel-sel pankreas yang terjadi ketika kadar gula darah meningkat drastis. Hal ini jelas membantu para penderita diabetes. Terlebih tumbuhan ini memiliki bunga-bunga yang cantik untuk ditanam di rumah.

 

Jahe

 

Manfaat tumbuhan yang satu ini tidak hanya sebagai bumbu masakan, tapi juga dikenal sebagai obat dari sederet penyakit. Sejak ribuan tahun lalu, jahe bahkan telah dijadikan sebagai pengobatan alternatif di Cina, India, hingga Timur Tengah. Jahe dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif. Kandungan lainnya adalah antimikroba yang dapat membantu mengobati berbagai penyakit menular. Rutin mengonsumsi jahe bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian yang dilakukan University of Georgia bahkan menyatakan bahwa mengonsumsi jahe setiap hari dapat mengurangi nyeri otot akibat kegiatan berolahraga.

 

Kunyit

 

Satu lagi tanaman obat yang juga kerap digunakan saat memasak, kunyit. Memiliki warna yang khas, khasiat tanaman yang satu ini tidak perlu diragukan lagi. Sederet kandungan baik dimiliki oleh tumbuhan ini, seperti kandungan kurkumin, sesmetoksikumin, bisdesmetoksikurkumin, resim, pati, dan lain-lain. Kandungan kurkumin yang dimiliki terbukti dapat membasmi sel tumor ganas penyebab kanker danmenghambat pertumbuhan serta penyebaran kanker. Sementara bisdesmetoksikurkumin yang bersifat sebagai senyawa anti-alergi, dapat membantu menghilangkan rasa gatal-gatal akibat alergi.